Tujuan Kim Jong-un Berharap Bisa Imbangi Kekuatan Militer AS

Tujuan Kim Jong-un

Membuat kekuatan militer Korut imbang dengan kekuatan militer AS merupakan tujuan Kim Jong-un sebagai pemimpin Korut. Ia juga telah bersumpah untuk mencapai tujuan nuklir negaranya. Sumpahnya itu ia ucapkan setelah militernya meluncurkan rudal balistik jarak menengah Hwasong-12 terbarunya di atas wilayah Jepang.

Uji coba rudal pada Jumat pagi kemarin membuat Rusia, China dan AS saling menyalahkan. Tentu langkah tersebut telah memecah kekuatan dunia.

“Kita harus secara jelas menunjukkan kekuatan besar chauvinis. Bagaimana negara kita mencapai tujuan penyelesaian kekuatan nuklirnya. Meskipun ada sanksi dan blokade tanpa batas,” ungkap Kim.

“Tujuan Korut adalah untuk membangun keseimbangan kekuatan rill dengan AS. Membuat penguasa AS tidak berani membicarakan opsi militer untuk Korut,” lanjut Kim.

Kim menyaksikan langsung peluncuran rudal balistik Hwasong-12 pada hari Jumat. Tentu hal tersebut membuat Jepang, Korsel, dan AS marah di saat Kim dan pejabat tinggi Korut sedang merayakannya. Hal ini sangat disayangkan oleh sejumlah pengamat politik dari beberapa negara.

Rudal Hwasong-12 yang ditembakkan menerobos wilayah udara Hokkaido tersebut mencapai ketinggian sekitar 770km. Rudal tersebut menempuh jarak 3.700km melewati pulau paling utara Hokkaido sebelum mendarat di Samudra Pasifik. Rudal tersebut dinilai memiliki kapasitas untuk mencapai Guam, wilayah pasifik di AS. Menurut para ahli, itu rudal balistik terjauh yang pernah diuji tembak Korut.

Selain itu, Dewan Keamanan PBB telah mengadakan sebuah pertemuan darurat. Keputusan bulat telah dibuat oleh para anggotanya dalam pertemuan darurat tersebut. Mereka telah mengutuk peluncuran senjata Pyongyang disebut sangat provokatif. Rezim Kim Jong-un sebelumnya telah menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen pada 3 September 2017.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Korea Utara sekali lagi telah menunjukkan penghinaan terhadap tetangganya. Tidak hanya itu, bahkan kepada seluruh komunitas dunia. Trump merasa lebih percaya diri daripada sebelumnya bahwa AS sudah siap jika memutuskan menempuh opsi militer.

Selain berita di atas, baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!