Tanah Abang Tidak Beraturan, Sandiaga Salahkan Pejalan Kaki

Kawasan pasar Tanah Abang saat ini menjadi sangat tidak beraturan dan Sandiaga salahkan pejalan kaki yang menjadi sebabnya. Hal ini dikarenakan Pemprov DKI tengah memantau kondisi Tanah Abang melalui pesawat tanpa awak atau drone. Mereka juga tengah menkaji dan mengumpulkan data-data pendukung mengenai penyebab tidak beraturannya Tanah Abang.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga, ada tiga masalah yang menjadi penyebab Tanah Abang tidak beraturan. Salah satunya adalah pejalan kaki di sekitar kawasan Tanah Abang. Temuan ini didapat setelah mendapatkan gambar dari Drone. Selain itu, temuan ini juga sudah disampaikan kepada Gubernur untuk dibahas lebih lanjut untuk penataan Tanah Abang. Pangeran Arab Saudi Ditangkap

Bahkan Sandiaga juga mengatakan bahwa PKL bukan penyebab utama Tanah Abang menjadi tidak beraturan. Seperti yang kita ketahui bahwa PKL merupakan Pedagang Kaki Lima dan jumlahnya diperkirakan tidak lebih dari 300 pedagang.

“Ada PKL tapi jumlahnya tidak begitu banyak. Cuma di bawah 300 jumlahnya jadi kalau ditata enggak akan keluar,” ucap Sandi.

Sandiaga Salahkan Pejalan Kaki

Masalah Tanah Abang Tak Beraturan, Salah Satunya Sandiaga Salahkan Pejalan Kaki

“Ternyata ya kesemrawutan itu satu pembangunan jalan. Kemudian nomor dua tumpahnya pejalan kaki yang keluar dari stasiun Tanah Abang. Ketiga banyak angkot yang parkir liar atau ngetem,” menurut Sandi yang menjadi faktor utama Tanah Abang tak beraturan.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dimiliki Jakarta Smart City, keluhan lebih banyak berkaitan dengan perbaikan jalan menurut Sandi. Kemacetan yang diakibatkan oleh perbaikan jalan sehingga membuat kawasan ini menjadi simpang siur.

“Kalau janga panjang cukup jelas bahwa itu akan ditata dalam transir oriented development. Sedangkan jangka pendek kita harus ada terobosan, inovasi. Ya mudah-mudahan hari Jumat bisa kita sosialisasikan dan hari Senin sudah muali dieksekusi,” kata Sandiaga.

Pemprov DKI tampaknya akan terus mengikuti langkah-langkah Gubernur sebelumnya, yakni Ahok. Saat ini, langkah yang akan diikuti adalah Skybridge untuk menata Tanah Abang agar teratur. Seperti yang diketahui juga bahwa Skybridge memang sudah lama direncanakan sejak zaman Ahok dan tidak dapat diselesaikan.

Selain berita-berita menarik ini, Baca juga cerita pengalaman sex terpanas se Indonesia hanya di Pengalaman Sex Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!