Seorang Kakek Cabul Berhubungan Seks Sebelum Meninggal

Seorang Kakek Cabul Meninggal Seusai Seks

Moses Koroh seorang kakek cabul yang telah berumur 73 tahun ditemukan meninggal sesuai melakukan hubungan badan. Kepolisian Sektor Maulafa, Polres Kupang Kota telah melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap Juminah Kabrani beserta dua orang anaknya sebagai saksi kematian Moses, Senin (31/7) kemarin.

Moses Koroh ditemukan tewas di dalam rumah Juminah. Tepatnya di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Dalam pemeriksaan sementara tersebut, Juminah Kabnani mengaku, Ia bersama Moses telah menjalani hubungan gelap. Mereka telah menjalaninnya selama 4 tahun yang lalu. Juminah merupakan seorang ibu rumah tangga, yang berstatus janda dan memiliki 3 orang anak.

Juminah juga mengaku, Moses hampir setiap hari berada di rumahnya. Hubungan layaknya suami istri sah pun sering dilakukan mereka berdua. Sebelum kejadian tersebut korban sempat meminum obat herbal kemudian langsung tidur lelap.

Setelah korban bangun, korban meminta Juminah untuk berhubungan badan. Namun Juminah sempat menolak dengan alasan masih siang hari, akan tetapi korban pun mendesak. Sehingga Juminah menuruti permintaannya. Posisi korban saat itu berdiri, sehingga Juminah pun merasa kesulitan untuk mengimbangi korban. Sehingga baru beberapa saat, korban merasa pusing dan jatuh hingga kepalanya terbentur lantai. Sebabnya, banyak sekali darah keluar akibat terjatuh tersebut.

Juminah menjadi panik. Dengan dua orang anak perempuannya mengambil kain untuk membersihkan darah korban di lantai. Berselang beberapa menit, ada seorang pegawai koperasi datang menagih uang. Pegawai koperasi tersebut kaget melihat korban bersimbah darah. Kemudian bersama salah seorang anak korban pun pergi dan memberitahukan kejadian itu warga sekitar.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai koperasi yang ingin bertamu di rumah tersebut. Saksi yang melihat korban tergeletak di ruang keluarga, langsung menghubungi ketua rukun dan warga setempat. Ketua RT setempat mengatakan warganya ini memang mempunyai wirayat penyakit stroke ringan. Namun, masih bisa beraktifitas seperti biasa

Selain berita di atas, baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!