Ritual Muslim Syiah Mencabuk Diri Mereka Sendiri di Irak

Ribuan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia datang dan berkumpul untuk melaksanakan ritual Muslim Syiah di Irak. Muslim Syiah mempunyai ritual sakral dengan mencabuk diri mereka untuk mengenang kematian Imam Hussein. Imam Hussein sendiri merupakan cucu dari Nabi Muhammad SAW.

Ritual ini biasanya dilakukan pada tanggal 10 Muharam berdasarkan kalender Islam dan berlangsung di Kerbala, Irak. Mereka datang berziarah dan berkabung untuk Imam Hussein yang terbunuh dalam pertempuran pada abad ke 7 di Kerbala. Para pengikut Syiah percaya bahwa Imam Hussein dimakamkan di Kerbala.

Para penziarah, dari berbagai kalangan dan umur datang meramaikan ritual ini. Mereka datang mengenakan jubah hitam, menandakan berkabung. Para peziarah ada yang datang dengan berjalan kaki, menggunakan bus, juga lewat jalur udara. Mereka juga diingatkan kembali tentang kematian Imam Hussein dan keluarga. Ritual ini didominasi ritual pengorbanan. Terlihat disini pada penziarah yang melukai kepala mereka dan mencambuki diri mereka dengan rantai. Hasil MotoGP Valencia 2017.

Ritual Muslim Syiah

Festival Ashura Bagian Ritual Muslim Syiah

Festival Ashura menjadi salah satu festival cukup esktrem di dunia. Hal tersebut dikarenakan, festival ini diisi dengan menyakiti diri sendiri dengan pisau atau senjata tajam lainnya. Terlihat seorang pria berlumuran darah setelah menorehkan rantai tajam ke badan mereka sendiri. Festival berdarah ini juga merupakan ritualnya umat Muslim Syiah.

Tradisi ini membiarkan darah dari para kaumnya mengalir dan sengaja melukai diri agar darah keluar dari badan. Darah dari kaum Muslim Syaih tidak hanya mengalir ke badan, tapi mengalir pula ke jalan-jalan yang dilewati selama parade.

Pada festival Ashura ini mereka mencabuk, menyayat dan menorehkan pisau yang telah diikat rantai ke diri mereka sendiri selama 10 hari. Dengan cara ini mereka yakin dosa-dosa dimasa lalu dapat terhapuskan. Di lokasi perayaan ritual ini orang-orang juga mendirikan tenda-tenda peristirahatan. Jadi para peziarah yang datang jauh, bisa beristirahat di dalam tenda. Juga ada makanan dan minuman, serta jasa pijat yang diberikan secara gratis.

Cerita Pengalaman Sex Terpanas Se Indonesia hanya di Pengalaman Sex Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!