Ramadhan Pohan Pinjam Uang Sebesar Rp15,3 miliard, Dengan ‘jual’ Nama SBY

Ramadhan Pohan Pinjam Uang Sebesar Rp15,3 miliard, Dengan ‘jual’ Nama SBY

Ramadhan Pohan dituding ‘menjual’nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang  Yudhoyono (SBY) untuk  mendapatkan pinjaman hingga Rp15,3 miliar.

Namun, pertnyataan ini di bantah Wakil Sekjen Partai Demokrat itu. Tudingan itu disampaikan sakasi korban, Ketua Hotnida Br Simanjutakn, saat memberikan keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Kesaksian itu diberikan dalam persidangan lanjutan perkara penipuan dan penggelapan Rp15,3 milliar yang dilakukan kepada Ramadhan.

Rotua mengawali kesaksiannya dari awal dia berjumpa dengan Ramadhan. Perempuan itu mengaku dikenalkan oleh Savita Linda Hora Panjaitan (terdakwa dalam berkas terpisah). Perempuan pendukung pasangan Ramadhan Pohan – Eddie Kusuma dlama Pilkada Ketua Medan 2015 itu memang sudah lama dia kenal. Linda membujuk Rotua ubtuk meminjamkan uangnya kepada Ramadahn yang ingin maju dalam Pilkada Wali Kota  Kota Medan 2015.

“Katanya (Linda) Ramadhan ingin mencalonkan diri menjadi Wali Kota Medan. Jadi dia inginh memakai uang Inang (Rotua) dulu, menunggu uang kiriman dari Pak SBY di Jakarta. Karena ada sumbangan dari Pak SBY sebesar Rp 23 miliar. Ada juga kiriman dari Jendral-Jendral,” ucap Rotua dihadapan majelis hakim yang diketuai Djaniko MH Girsang.

Linda meyakinkan Rotua jika pinjaman itu akan dibayar secepatnya. Bahkan Linda juga menunjukan laporan harta kekayaan Ramadhan Pohan ke KPK. Rotua dan suami awalnya di bawa Linda ke Restoran Trades di Medan. Ramadahan Pohan telah menunggu disana. pada pertemuan itu, Ramadhan meminta dukungan.

Berdasarkan keterangan Rotua, dalam pertemuan itu Ramadhan menyatakan uang yang dipinjamkan Rotua akan dikembalikan jika kiriman dari Pak SBY dan para Jendral sudah tiba, Paling lambat seminggu. Sebagaia imbalanya, Rotua akan diberi bunga 3 persen dari nilai pinjaman.

Ramadhan dan Linda didakwa telah menipu atau menggelapkan uang milik Rotua Hotnida Br Simanjuntak dan putranya Laurenz Henry Hamonangan Sianipar. Ramadhan dan Linda didakwa telah melakukan diatur Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP subs Pasal 378  Pasal 55 ayat (1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!