Penyebab Mimpi Buruk di Malam Hari yang Harus di Hindari

Penyebab Mimpi Buruk Seseorang

Sebuah studi terbaru menemukan fakta penyebab mimpi buruk seseorang di malam hari. Mimpi buruk sudah pasti pernah dialami oleh semua orang di dunia saat sedang tidur. Namun, jarang orang mengetahui bahwa mimpi buruk juga bisa berasal dari makanan yang kita konsumsi.

Para peneliti baru-baru ini menemukan dan membuktikan korelasi antara diet dan mimpi buruk. Salah satu yang terlibat dalam terjadinya mimpi buruk kamu adalah makanan bertepung dan makanan manis. Untuk itu harus lebih cermat dalam memilih makanan yang akan kamu makan sebelum pergi ke tempat tidur.

Berikut ini adalah beberapa makanan terpetung dan manis yang bisa membuat tidur seseorang terganggu dengan mimpi buruk.

Makanan & Minuman Penyebab Mimpi Buruk

Makan es krim sebelum tidur bisa menyebabkan metabolisme tubuh bergeser. Hal ini akan menyebabkan meningkatnya aktivitas otak. Para peneliti ini juga melarang mengkonsumsi es krim bersamaan dengan kopi, teh dan bahan lainnya. Hal ini dipercaya mampu memicu aktivitas tinggi pada otak sehingga pergerakannya random. Pergerakan atau aktivitas otak tersebut cenderung menghasilkan sebuah mimpi yang buruk.

Mengonsumsi keju sebelum tidur malam dapat memicu mimpi buruk saat kamu terlelap. Hal ini disebabkan karena produk susu mengandung triptofan yang berfungsi sebagai pendahulu hormon serotin penginduksi tidur. Hanya saja dalam penelitian ini tidak dikatakan seberapa banyak keju yang dapat dengan pasti memicu mimpi buruk saat dikonsumsi.

Makan menggunakan saus pedas atau makanan pedas adalah salah satu penyebab utama mimpi buruk seseorang. Hal ini bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan aktivitas otak. Aktivitas otak yang seperti ini lah yang memicu mimpi buruk saat seseorang tidur.

Kemudian minuman beralkohol juga mampu menyebabkan seseorang mimpi buruk. Mengonsumsi alkohol tidak cuma menyebabkan mimpi buruk, melainkan juga sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur serius di mana pernapasan sering berhenti selama tidur. kibatnya, organ tubuh, terutama otak, mungkin tidak mendapat oksigen yang cukup, serta kualitas tidur menjadi buruk.

Baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!