Kedutaan Sebut Penyebab Larangan Panglima TNI Masuk ke Amerika

Penyebab Larangan Panglima TNI ke AS

Perjalanan Jenderal Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu mengalami penghambatan karena larangan Panglima TNI untuk masuk ke AS. Sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo hanya ingin memenuhi undangannya. Sesaat sebelum berangkat, maskapai Emirates mengumumkan bahwa Gatot dan istrinya dilarang memasuki wilayah AS tanpa alasan yang lebih jelas.

Seperti yang diketahui bahwa Gatot diundang untuk menghadiri acara Chiefs of Defence conference on country VEOs. Dengan terpaksa Jenderal Gatot beserta istri harus membatalkan kehadirannya tersebut pada 23-24 Oktober lalu. Kejadian itu serentak mengundang pertanyaan besar dari publik.

Menlu RI Retno Marsudi langsung mengambil langkah untuk mendapat penjelasan dari pihak AS terkait pelarangan ini. Salah satu caranya adalah lewat perwakilan Indonesia di Washington DC. Kedutaan Besar AS di Indonesia menyatakan pelarangan Gatot memasuki negara tersebut hanya karena kesalahan administratif. Pihaknya pun saat ini telah mengambil tindakan untuk mengoreksi kesalahan itu.

“Kami telah mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah hal itu terjadi lagi. Tidak ada pembatasan perjalanan Jenderal atau istrinya. Tentu kami sangat ingin menyambut mereka ke Amerika Serikat,” berikut penjelasan Kedutaan Besar AS, Rabu (25/10).

Pemerintah AS pun menyatakan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Mereka juga berjanji kejadian seperti ini tidak akan menghambat keberlangsungan kemitraan strategis antara Indonesia dan AS untuk seterusnya.

“Kami tetap menjaga komitmen kemitraan strategis dengan Indonesia. Sebagaimana cara untuk memberikan keamanan dan kemakmuran bagi bangsa di kedua negara. Kami menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan telah mengkomunikasikan hal ini kepada pemerintah Indonesia,” pernyataan pemerintah AS.

Permintaan maaf dari AS pun turut disampaikan oleh pejabat tinggi AS. Menteri Pertahanan Jim Mattis pun turun menyampaikan hal tersebut dan utusannya di Jakarta. Sementara itu, telah ada berita laporan dikeluarkannya pernyataan ini. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengungkapkan pelarangan Gatot dilakukan karena ada kaitannya dengan protokol keamanan AS.

Baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!