Rp 400 Juta Di Amankan, 3 Orang Pengedar Uang Palsu Dibekuk

Di SPBU Batang, 3 Pengedar Uang Palsu Dibekuk Dengan Uang Palsu Rp 400 juta.

Pengedar Uang Palsu di bekuk petugas di area stasiun pengisian bahan bakar umu (SPBU) Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Sewaktu pembekukan berlangsung polisi telah mengamankan dana yang di palsukan sebanyak Rp 400 juta rupiah. “Kita berhasil menyita barang bukti kejahatan 34 lembar uang palsu dengan pecahan Rp 50 ribu 8 bandel uang palsu pecahan Rp 100 ribu, dan 32 bandel uang palsu pecahan Rp 100 ribu dari tangan tersangka lainnya.” Berikut pernyataan dari Bpk Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarot.

Tersangka yang di amankan polisi sebanyak tiga orang ini adalah Kholik Kuraniawan (33) warga kelurahan penggaron kota semarang. Yuli Maryono (48) warga kecamatan purokerto kabupatan Banyumas, dan achmad Murtaqi (47) warga kecamatan kedung banteng, kabupaten banyumas.

“Berawal dari informasi yang di dapatkan dari masyarakat sekitar, yang sangat mencurigai terhadap aktifitas tersangka. Dari situlah dapat terungkap peredaran uang palsu tersebut setelah di lanjutkan dengan penyelidikan. Lalu sewaktu tersangka berhenti di SPBU juragan, langsung saja di lakukan penyergaban untuk menangkap tersangka.” jelasnya.

Bapak Djarot menjelaskan, tersangka dapat mengedarkan uang palsu dengan pecahan Rp 100 ribu kepada calon pembeli dengan perbandingan 1:2. Pelaku pun memberikan sample uang palsu tersebut kepada calon pembelinya. “Jika kesepakatan transaksi dengan pembelinya sudah terjadi. Setelah itu tersangka akan mencampur uang palsu tersebut dengan uang tiruan.”

Akibat dari kejadian ini, perbuatan yang di lakukan oleh tersangka. Maka para tersangka akan di jerat dengan pasal 36 undang-undang RI Nomor 7 tahun 2011. Tentang mata uang dengan ancaman hukuman yang cukup berat selama 15 tahun penjara dan didenda maksimal sebesar Rp 50 miliar.

“Para pelaku/tersangka 3 orang ini akan di jerat dengan pasal 245 KUHP. Yaitu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denga maksimal 50 miliar. Para tersangka hingga saat ini masih dalam pemeriksaan di mapolres batang.

Baca juga berita : Ahok menjanjikan jakarta menjadi kota festival.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!