Menahan Sakit Mag, Anggota FPU Meninggal Saat Sedang Bertugas

Menahan Sakit Mag Berakhir Tragis

Brigadir Azis Sumantao salah satu anggota Formed Police Unit 9 Indonesia meninggal dunia akibat menahan sakit mag. Azis mengembuskan napas terakhirnya pada 26 Juli 2017 lalu. Sebelumnya Azis sempat dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit Polri, Kramat jati, Jakarta Timur.

Anggota Satuan I Gegana Korps Brimob Polri ini sebelumnya cuti dari penugasanna di Dafur, Sudan. Hal itu dikarenakan mengeluh sakit mag yang tak bisa ia tahan lagi.

“Diagnosa dokter ada gangguan pada pankreasnya,” ujar Kasatgas FPU 9 AKBP Ahmad Arif Sopiyan.

Empat hari sebelum mengambil jatah cuti, Azis telah merasakan magnya kambuh dan sakit pada bagian perut. Azis sempat dibawa ke klinik di Camp Garuda. Namun dokter menyarankannya untuk cuti agar melakukan check up di RS Polri.

Azis tiba di Jakarta pada tanggal 14 Juli lalu dimana jadwal cutinya baru saja dimulai. Di mata Arif, Azis adalah sosok prajurit Bhayangkara yang pantang menyerah. Azis dikenal gigih dan pantang menyerah.

“Loyalitasnya tidak diragukan lagi, jujur, dan selalu menjaga kehormatan. Tugas seberat apapun pasti yang bersangkutan laksanakan dengan semangat. Saya terkesan dengan sikap dan kinerjanya yang selalu siap melaksanakan tugas apapun, kapanpun, dan dimanapun,” terang Arif.

Ipda Rumpoko selaku Danru Aplha 3 FPU 9 mengatakan, almarhum tidak mengeluhkan sakit yang sering menjelang detik-detik terakhir sebelum berangkat cuti. “Beliau hanya mengatakan ‘saya akan berobat karena sakit mag saya kambuh lagi’,” ujar Rumpoko.

Rumpoko sendiri sempat menasihatinya untuk menjaga asupannya selama bertugas. “Saya bilang kalau sakit mag mbok ya jangan sampai telat makan. Aktivitas kita di sini sangat tinggi,” lanjut Rumpoko.

Azis adalah angkatan 35 Pusdik Brimob Watukosek. Di regunyya, Azis adalah anggota yang paling senior setelah Ipda Rumpoko. Pola pengasuhan yang diterapkan di dalam regunya seperti ‘Keluarga Cemara’ yang selalu asah, asih dan asuh dalam suasana suka ataupun duka.

Almarhum meninggalkan Istri Rosnawati Silehu dan dua orang putra bernama M Nabil Fathurrohman dan M Raisha Satria Laksono. Jenazah dikebumikan di kampung halamannya di daerah Sukolilo, Pati, Jawa Tengah.

Menahan Sakit Mag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!