Meluapnya Air, Wisata Air Terjun Bantimurung Maros

Meluapnya Air, Wisata Air Terjun Bantimurung Maros Sepi Pengunjung

Wisata Pemandian Air Terjun Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Jumlah Kunjungan wiatawan di lokasi wisata permandian air terjun  Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menurun drastis akibat air meluap.

Sebelumnya, salah satu distinasi wisata andalan Kabupaten Maros Kota Makassar. Ini selalu dipenuhi  pengunjung di hari biasa atau harti kerja sekalipun. Biasanya jumlah pengunjung mencapai hingga 400 sampai 500 Orang per hari. Kini tersisa kurang lebih 100 saja. Sementara diakhir pekan seperti sabtu (4/2)pagi. Jumlah pengunjung juga terlihat tidak beberapa padahal biasanya pengunjung  biasanya bisa mencapai 3 ribu sampai 5 ribu orang.

Akibat luapan air dihulu berasal dari atas gunung itu, terpaksa akses jalan menuju gua batu7 dan gua mimpi ditutup. Jembatan gantung yang menjadi penghubung antar dua sisi sungai di bawah air terjun tertutupi luapan air dengan arus yang sangat deras. Gua batu dan gua mimpi adalah dua gua yann menjadi favourit pengunjug selain air terjun Bantimurung karena di dalam gua itu ada keindahaan  stalaktit atau sedimen batu yang menggantung dariu langit-langit gua kapur.

Ketua Dinas Pariwisata Kabupaten Maros, rahmat Burhanuddin menjelaskan. Lokasi wisata ini tidak ditutup, namun tetap  terbuka bagi pengunjung  hanya saja dibatasi radiusnya. Hanya sampai bisa  di sekitar taman kupu-kupu. Tidak diperkenankan untuk masuk lebih jauh lagi karena kondisi arus yang sangat deras , membahayakan bagi pengunjung. “Siang tadi pukul 12.00 WITA, saya memantau perkembangan terakhir. Luapan air yang tadinya mencapai tujuh meter kini sudah turun. Kira-kira ketinggiannya sisa dua meter. Meski demikian pengunjung masih tetap dilarang mendekat,” kata Rahmat Burhanuddin.

” Soal pemasukan ke lokasi wisata ini pasti berkuranglah. Itu otomatis karena jumlah pengunjung yang berkurang karena tidak bisa mengakses secara keseluruhan  keindahan di lokasi wisata ini. Mereka hanya bisa berfoto-foto atau mengambil gambar diksekitar taman kupu-kupu, tidak boleh masuk  ke dalam dan menikmati air terjun apalagi menuju gua batu dan gua mimpi.” ucap Rahmat Burhanuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!