Megawati Ungkap Caranya Mengubah Ahok Menjadi Lebih Baik Lagi

Megawati Ungkap Caranya Mengubah Ahok

Awalnya, hubungan Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ahok sempat memanas, namun saat ini Megawati ungkap Ahok telah berubah. Tidak hanya itu, Megawati juga membocorkan sedikit caranya mengubah diri Ahok yang sangat keras kepala itu. Saat ini hubungan mereka berdua tampak sangat kompak. Megawati juga ada di belakang Ahok saat ia diterpa kasus penistaan agama.

Di setiap kesempatan, Mega menceritakan upayanya mengubah sifat Ahok yang selama ini dipandang publik terlalu keras karena gaya bicaranya yang ceplas ceplos. Bahkan ada juga yang menyebutnya arogan.

Salah satu cara Mega mengubah sikap Ahok dengan tak bosan mengingatkan agar Ahok memperhatikan gaya bicara dan tutur katanya. Ini perlu diperhatikan agar ucapan Ahok tidak jadi polemik lagi. Sebagai pejabat negara, Ahok akan terus disorot baik sikap dan perkataan.

“Sama Pak Ahok saya suka bilang, Sudahlah jangan cerewet. Sekarang kan kamu kena TV terus,” ungkap Megawati, Kamis (30/3).

Mega menceritakan, setelah menyampaikan pesan itu, Ahok justru meminta diajari cara bertutur kata yang baik dan sopan. Mega tak segan mengajarinya dengan bahasa jawa.

“Jadi, bagaimana Bu?” kata Mega menirukan gaya Ahok.

“Bilang gini,’kulo nuwun’ terus kalau ngomong minta maaf. Maaf ya,’nuwun sewu ya’, begitu,” ujar Mega.

Presiden RI ke-5 itu memberi catatan khusus kepada Ahok. Mega terus memantau setiap kali Ahok tampil di depan umum. Termasuk saat Ahok tampil dalam debat publik Pilgub DKI. “Kemaren, saya lihat waktu debat. Alhamdulillah,” kata Mega.

Baca Juga : Tim Ahok Laporkan Anies-Sandi ke Hukum Karena Dianggap Memanipulasi Data

Tak hanya kali ini saja Mega mengajari Ahok untuk berhati-hati dalam tutur kata. Megawati melihat setiap pernyataan Ahok selalu jadi sentimen negatif. Megawati sempat meminta Ahok berhenti melayani permintaan wawancara wartawan, lantaran pernyataannya kerap menimbulkan polemik.

“Saya bilang ke Pak Ahok kalau ada doorstop tidak usah ngomong. Saya bilang itu titipan dari wartawan-wartawan yang ada, yang dimasukannya negatif terus,” ujar Megawati, Senin (10/10/2016).

Ahok berusaha berubah dari awalnya sering bertutur kata kasar menjadi lebih baik. Mantan politisi Partai Gerindra ini kembali berujar dengan bahasa Jawa. “Makanya saya tutup dengan mengakhiri matur suwun, sugeng ndalu,” tutupnya.

KLIK DISINI MODAL 15RB BISA JADI RATUSAN RIBU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!