Korsel Membangun Unit Khusus untuk Habisi Jong Un

Mulai Terungkap, Korsel Membangun Unit Khusus untuk Habisi Jong Un

Tahun 2016 lalu, Mulai terlihat bahwa Korsel membangun sesuatu unit khusus yang bertujuan untuk menjatuhkan pemimpin besar Korut, Kim Jong-Un. Unit khusus ini akan melibatkan serangan rudal juga unit perang khusus untuk menyerang Kim, jika Korsel terlibat perang dengan Korut.

Unit militer ini masuk dalam sistem ‘Pembalasan dan Penghukuman Besar-besaran Korea’, yang merupakan rencana khusus Korsel dalam menghadapi ancaman nuklir Korut. Sistem itu terkuak setelah Korut mengklaim berhasil menggelar uji coba hulu ledak nuklir pada 9 september 2016.

Dalam sistem tersebut, unit militer khusus ini bertugas menjatuhkan Kim Jong Un dan pejabat pemerintahan Korut lainnya. Sistem ini mengatur pembentukan pasukan khusus dan penggunaan rudal jelajah untuk menyerang posisi Kim Jong-Un dan para pejabat pembuat kebijakan Korut.

Keberadaan unit militer khusus ini telah menjadi rumor di Korsel selama beberapa waktu. Pada September 2016 lalu, Menteri Pertahanan Han Min-koo untuk pertama kalinya mengkonfirmasi rencana pembentukan ‘unit pemenggalan’ ini di hadapan parlemen Korsel.

Saat itu, Han ditanya oleh parlemen soal keberadaan pasukan khusus untuk mengeliminasi pemimpin Korut. “iya, kami memiliki rencana semacam itu,” jawab Han di hadapan parlemen Korsel.

Baca Juga : Gusjoy Mendadak Lupa di Sidang Ahok

“Korea Selatan memiliki gagasan dan rencana besar untuk menggunakan kemampuan rudal presisi untuk menargetkan fasilitas musuh di area-area utama, juga mengeliminasi pemimpin musuh,” tambahnya merujuk pada Kim Jong-Un.

Korsel nantinya akan mengerahkan rudal balistik Hyunmoo 2A dan Hyunmoo 2B yang memiliki jangkauan 300-500 kilometer. Selain itu, juga rudal jelajah Hyunmoo-3 dengan jangkauan hinggal 1.000 kilometer.

Pejabat Kementrian Pertahanan Korsel mengkonfirmasi bahwa ‘unit pemanggalan’ untuk menghabisi Kim Jong Un akan di luncurkan lebih cepat. Akhir tahun ini akan segera diluncurkan. Sebelumnya otoritas Korsel menjadwalkan unit itu akan dibentuk pada tahun 2019 mendatang.

Unit khusus ini akan diaktifkan saat terjadi perang antara Korsel dan Korut. Secara teknis, kedua negara saat ini masih dalam kondisi perang. Keduanya hanya menandatangani kesepakatan gencatan senjata, bukan kesepakatan damai saat Perang Korea berakhir tahun 1953.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!