KORBAN PENGEROYOKAN PEMUDA MABUK

KORBAN PENGEROYOKAN PEMUDA MABUK DI MOJOKERTO

 

Polisi sudah menangklap 12 orang terduga pelaku warga Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro. Hingga kini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso mengatakan para pelaku ditangkap setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan para saksi terkait penemuan mayat di sungai Desa Sekargadung. Para pelaku langsung diamankan di Mapolsek Pungging, sebelum dibawa ke Mapolres Mojokerto.

Mayat Suratman (33), warga Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Mojokerto, ditemukan di Sungai Kebo Turu, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging. Korban tewas akibat dikeroyok gerombolan pemuda mabuk. Motif pengeroyokan hingga mengakibatkan korban tewas, diduga karena salah sasaran. Berawal saat korban memperbaiki motornya di sebuah bengkel motor milik Kunting, di Dusun Ngepung, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging.

Di bengkel sudah ada salah satu pelaku Hari yang juga sedang memperbaiki motornya. Korban dan pemilik bengkel kemudian minum minuman keras jenis arak, tak lama para pelaku juga ikut pesta miras. Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di bagian leher sebelah kanan dan beberapa luka di bagian muka. Korban berusaha lari hingga terjatuh ke sungai kebo turu dan akhirnya meninggal di tengah sungai karena kehabisan darah.

“Hasil autopsi ada 6 luka sayatan senjata tajam. Di leher luka sayat sepanjang 9 cm, di kedua pelipis matanya dan di pipi sebelah kirinya,” ucap AKP Budi Santoso. Mereka ditangkap beserta barang bukti sebilah celurit, besi, balok kayu. Sementara satu orang yang diduga kuat otak dari pengeroyokan masih dalam pengejaran karena diduga kabur keluar kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!