Kisah Hidup Orang Miliarder di Indonesia Saat Masih Berusia Belia

Kisah Hidup Orang Miliarder Indonesia

Sebelum mencapai kesuksesannya, orang-orang ini sempat menjadi buruh karyawan dan tentu kisah hidup orang miliarder saat ini di Indonesia sangatlah menarik. Kesuksesan tidaklah datang secara instan, tetapi dibutuhkan usaha keras untuk dapat meraihnya. Begitu pula dengan orang-orang yang sudah berhasil mencapai puncak kesuksesan dalam hidup mereka.

Tentu saja mereka memulai semuanya dengan usaha yang maksimal. Di Indonesia banyak pengusaha yang sukses dalam bisnisnya dan kemudian dinobatkan sebagai orang terkaya di Indonesia. Orang-orang inilah termasuk orang hebat karena mereka hanya mengandalkan dirinya sendiri dan memulai semua karyanya dari nihil.

Berikut ini adalah orang-orang kaya Indonesia yang punya kisah inspiratif. Bekerja dari buruh hingga jadi miliarder. Berikut ini adalah orang-orang hebat tersebut.

Kisah Hidup Orang Miliarder di Usia Belia

Wings salah satu brand yang terkenal dengan sabun cuci piring ini merupakan perusahaan yang didirikan Harjo Sutanto bersama temannya, Ferdinand Katuari. Sebenarnya, Wings Grup bukan hanya brand sabun cuci saja, melainkan juga merk dagang dari beragam produk. Contohnya seperti produk rumah tangga, makanan, dan pemeliharaan kesehatan diri. Produknya pun sudah dikenal baik oleh masyarakat. Awalnya Harjo Sutanto memulai bisnisnya dari awal dengan menjual produknya dari pintu ke pintu di Surabaya hingga sukses seperti sekarang ini. Saat ini, harta kekayaan Harjo Sutanto mencapai Rp 16 triliun.

Husain Djodjonegoro awalnya bekerja sebagai seorang salesman saat berusia 15 tahun. Ayahnya mendirikan usaha keluarga pada tahun 1984. Pada mulanya, bisnis tersebut menjual berbagai barang seperti anggur tradisional. Setelah dua tahun berjalan, ayahnya menggandeng Keluarga Lim untuk mendirikan NV Handel Maatschappij May Lian & Co. Perusahaan tersebut memproduksi anggur tradisional Cap Orang Tua di Semarang. Perusahaan ini menjadi cikal bakal Grup Orang Tua dan ABC di mana kepemilikan Keluarga Husain sebesar 42 persen.

Pada 1959, didirikan PT Everbright Battery Factory yang memproduksi baterai ABC. Husain pun menjadi direktur perusahaan PT International Chemichal Industrial Co. Ltd yang juga memproduksi baterai ABC. Saat ini, harta kekayaan Husain mencapai Rp 16 triliun.

Theodore Permadi Rachmat atau yang lebih dikenal dengan TP Rachmat merupakan seorang pengusaha yang memimpin Grup Astra. Awalnya perusahaan ini didirikan pamannya, yakni William Soeryadjaya. Dia memulai kariernya sebagai sales Astra pada tahun 1968. Setelah lulus, ia menjadi karyawan ke-15. Akhirnya, pada 1972, TP dipercaya mengelola United Tractors yang merupakan anak perusahaan dari Astra, sampai tahun 2005. Pada 2017, dia sukses menembus peringkat 10 besar orang terkaya di Indonesia setelah pada tahun sebelumnya hanya masuk 20 besar. Saat ini, TP Rachmat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 25,4 triliun.

Chairul Tanjung merupakan pengusaha sekaligus mantan Menko Perekonomian. Nama Chairul terkenal sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp. Hingga saat ini, perusahaannya telah membawahi beberapa anak perusahaan, seperti Bank Mega, Trans Corp, dan CT Global Resources. Ia memulai bisnisnya sejak di bangku kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Namun kegagalan demi kegagalan yang dialami itu tidak lantas membuatnya patah arang. Jatuh bangun bisnisnya ini justru menjadikan dirinya semakin terpacu untuk sukses dan berkembang. CT sendiri tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 61,6 triliun.

Kisah Hidup Orang Miliarder

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!