Peristiwa Kecelakaan Maut Beruntun Puncak Melibatkan 12 Mobil

Kecelakaan Maut Beruntun Puncak

Kecelakaan maut beruntun puncak tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung baru saja terjadi Sabtu kemarin. Tepatnya terjadi pada tanggal 22 April 2017, Bogor sekitar pukul 17.30 WIB.

Diduga kecelakaan maut ini terjadi karena Bus wisata penumpang mengalami rem blong. Akbiatnya bus ini telah menabrak 11 kendaraan yang berada di depannya. 11 diantaranya yakni 7 mobil dan 5 sepeda motor.

Tidak hanya merugikan kendaraan saja, namun banyak korban yang terjadi dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Diketahui bahwa sudah ada 4 korban yang meninggal dalam peristiwa maut tersebut dan sisanya mengalami luka-luka.

Sebelumnya juga sudah ada kecelakaan yang terjadi di Puncak, namun kecelakaan kembali terjadi lagi di daerah Bogor ini. Kemudian akibat dari kecelakaan tersebut, kepadatan kendaraan mulai terlihat dari gerbang tol yang mengarah ke Puncak, Bogor itu. Antrian gerbang Tol Ciawi pun padat sampai 1 kilometer.

Kronologi Terjadinya Kecelakaan Maut Beruntun Puncak

Diduga bahwa kecelakaan terjadi karena bus pariwisata yang mengalami rem blong. Akibatnya bus jadi tak terkendali kemudian menabrak kendaraan-kendaraan yang berada di depannya. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Puncak tepatnya di turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Mega Mendung.

Pada saat itu supir bus diduga mengalami rem blong. Sehingga bus yang bergerak dari arah Puncak menuju Gadog itu tidak bisa mengendalikan diri. Seorang sakis melihat kejadian tersebut berlangsung.

Katanya bus tersebut menabrak mobil terbaru Nissan Grand Livina dan dua sepeda motor yang tepat berada di depannya. Tidak hanya itu, tabrakan tersebut kemudian disusul oleh kendaraan lainnya.

Ada beberapa jenis kendaraan pada peristiwa tersebut. Daihatsu Ayla, tiga mobil jenis Avanza dan satu angkot yang sedang melaku dari Gadog menuju Puncak. Akibatnya 4 orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat dan tiga lainnya hanya mengalami luka ringan.

Setelah Polres Bogor telah melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus maut itu diketahui namanya adalah Bambang Hernowo. Bambang berumur 51 tahun yang saat ini sedang diselidigi oleh pihak kepolisian. Diketahui sopir tidak memiliki SIM serta tidak membawa STNK bus tersebut.

kecelakaan maut beruntun puncak

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!