Hindari Kebiasaan Berisiko Menderita di Masa Tua Mendatang

Kebiasaan Berisiko Menderita di Masa Depan

Kebiasaan sehari-hari tentu mempengaruhi kondisi kesehatanmu dan wajib untuk kita menghindari kebiasaan berisiko menderita di masa datang. Langkah yang sangat baik untuk kita adalah dengan memulai kebiasaan positif yang bisa kita lakukan setiap harinya. Contohnya seperti konsumsi makanan sehat secara teratur, tidur tepat waktu, serta mampu mengelola stres dengan baik, maka kesehatan tubuhmu pun akan terjaga.

jika kamu kurang memperhatikan makanan yang kamu konsumsi termasuk beberapa jenis kebiasaan tak sehat akan berakhir fatal di hari tua nanti. Berikut ini merupakan kebiasaan yang harus kita hindari agar tidak berisiko menderita di masa tua nanti.

Hal pertama kebiasaan yang buruk adalah menggunakan wadah plastik untuk makanan. Tanpa kamu sadari bahan kimia yang ada di dalam wadah plastik bisa membahayakan kesehatanmu. Apalagi jika terkena suhu yang panas. BPA akan luruh dan kemudian masuk ke dalam tubuh. Selain akibat suhu panas, proses pencucian juga bisa membuat BPA luruh. Hal inilah yang membuat plastik jadi sangat beracun.

Memakai sepatu karet sehari-hari juga harus dihindari. Sepatu karet sangatlah nyaman untuk dipakai. Namun sepatu ini tidak bisa memberikan tumpuan atau stabilitas yang baik untuk tumit kaki. Akibatnya akan muncul kelainan pada bentuk kaki, membentuk kapalan, serta rasa sakit di kaki.

Penggunaan maskara memiliki tujuan untuk membuat bulu mata wanita menjadi terlihat lentik. Maskara sendiri mengandung komponen yang bisa membahayakan mata. Disarankan bagi para wanita untuk tidak menggunakannya secara berlebihan. Selain itu, hindari pinjam-meminjam maskara. Hal tersebut mampu menyebabkan penyebaran bakteri dan jamur. Apabila bakteri dan jamur tersebut berkembang menjadi infeksi tentu akan sangat membahayakan kesehatan.

Kebiasaan buruk lainnya memasak memakai wajan anti lengket. Wajan anti lengket terbuat dari bahan kimia yang disebut dengan perflourinated yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Apabila digunakan di atas suhu melebihi 230 derajat celcius, permukaannya akan mengeluarkan sejumlah zat volatil berbahaya.

Baca juga berita-berita menarik lainnya di LiputanKompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!