Kapolres Lanjutkan Kasus Kaesang Atas Tuduhan Menodai Agama Islam

Kapolres Lanjutkan Kasus Kaesang

Kaesang Pangarep dilaporkan menuduh agama Islam dan saat ini Kapolres lanjutkan kasus Kaesang yang videonya di unggah di akun Youtubenya. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hero Henrianto Bachtiar memastikan laporan Muhamad Hidayat S terhadap Kaesang tidak diberhentikan. Saat ini kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

Semua laporan yang diterima saat ini tetap di tindak lanjuti, termasuk laporan dari Muhamad Hidayat dengan terlapor Kaesang dengan kasusnya itu. Menurut dia, sesuai peraturan penanganan laporan dimulai dari penyelidikan, hingga gelar perkara. Dalam gelar perkara tersebut baru diambil keputusan apakah bisa ditingkatkan ke penyidikan atau diberhentikan.

“Makannya sangat disayangkan tadi pelapor tidak menghadiri undangan dari penyidik,” kata Hero, Jumat (7/7).

Ia menampik bahwa surat yang dikirim ke pelapor merupakan surat panggilan, dimana surat itu menurut pelapor merupakan surat panggilan. “Undangan dalam rangka klarifikasi, dalam rangka penyelidikan, kalau surat panggilan itu masuk dalam penyidikan,” lanjutnya.

Wakapolri Memberhentikan, Kapolres Lanjutkan Kasus Kaesang

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan Polri tidak memproses laporan tersebut. Kaesang, putra Presiden Joko Widodo dilaporkan Muhammad Hidayat S terkait dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian. “Tidak ada unsur penodaan agam dan ujaran kebencian. Tidak ada proses,” kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (6/7).

Syafruddin menyebut, laporan tersebut merupakan upaya mengada-ada atau mencari kesalahan Kaesang Pangarep. “Itu mengada-mengada. Enggak ada kaitannya sama sekali. Enggak ada unsurnya itu. Enggak ada,” ucap dia.

Untuk diketahui, Muhammad Hidayat S melaporkan Kaesang Pangarep ke Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, Minggu (2/7). Ia melaporkan atas dugaan penodaan agam dan ujaran kebencian.

Dalam laporan yang dilayangkan Muhammad Hidayat, Kaesang dituduh menodai agama Islam melalui video yang diunggahnya melalui akun Youtube. Menurut Muhammad Hidayat video di akun Youtube milik terlapor bermuatan unsur negatif yang bermacam-macam. Mulai dari  ujaran kebencian berdasarkan Suku, Agama, Ras, dan antargolongan (SARA) berupa kata-kata mengadu domba dan mengkafir-kafirkan.

Selain berita di atas baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Kapolres Lanjutkan Kasus Kaesang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!