Jokowi Sambut Prabowo di Istana Merdeka

Jokowi Sambut Prabowo di Istana Merdeka

Jokowi Sambut Prabowo – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Sugianto berkunjung ke Istana Negara. Kehadiran Prabowo langsung disambut oleh Presiden Jokowi.

Prabowo terlihat tiba di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.50 WIB, Kamis (17/11/2016). Prabowo terlihat mengenakan baju safari warna putih dan peci warna hitam.

Melihat Jokowi, Prabowo langsung mengacungkan tangan tanda salam hormat yang disambut salam oleh Jokowi. Keduanya kemudian bersalam sambil menempelkan kepala.

Jokowi kemudian mengajak Prabowo untuk masuk ke dalam Istana Merdeka. Kabarnya, keduanya akan melakukan makan siang bersama.

Prabowo mengatakan, sudah jadi kewajiban dirinya untuk membantu pemerintah.

“Apabila dibutuhkan, saya siap untuk membantu pemerintah. Kapan pun dan di mana pun,” kata Prabowo saat mengunjungi Jokowi di Istana Kepresidenan

Prabowo mengaku memberi masukan kepada Jokowi. Masukan tersebut menurutnya diterima dengan sangat terbuka oleh tuan rumah.”Kami punya pandangan sama dengan berbagai hal dan saya kira ini menguntungkan keutuhan dan persatuan bangsa,” katanya.

Pertemuan ini diklaim Prabowo sebagai kunjungan biasa. Ini merupakan balasan kunjungan Jokowi ke kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Keuntungan MU Menjamu Arsenal di Old Trafford

Kunjungan balasan ini menurutnya adalah budaya yang ingin ditunjukan ke generasi muda bahwa meski pernah bersaing tapi tetap bersahabat.

“Perbedaan politik itu adalah hal yang biasa, tidak boleh menjadi masalah perpecahan yang berkelanjutan,” katanya.

Sejak dulu, kata Prabowo, ia sudah bertekad bahwa ia siap untuk memberi masukan pada Jokowi dalam memimpin. “Beliau juga terbuka dan suasana sangat baik,”

Dalam pertemuan itu, Prabowo menegaskan tidak akan menjegal mantan rivalnya di Pilpres 2014 itu. “Saya berkomitmen, sejak 2014 saat mengucapkan selamat. Saya tidak akan menjegal bapak,” kata Prabowo di Istana Merdeka.

Komitmen itu ditegaskan Prabowo saat bicara di samping Jokowi. “Saya pegang komitmen saya,” ujarnya

Prabowo megatakan bahwa pemerintah tetap membutuhkan kritik dalam keberjalanannya. Namun, kritik tersebut harus bersifat membangun.

“Kritik itu bagus asal tidak destruktif dan tidak mengarah ke kekerasan. Itu sikap saya,” ucap Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!