INILAH ALASAN PENYEBAB SUBSIDI RUMAH MURAH DICABUT PEMERINTAH

INILAH ALASAN PENYEBAB SUBSIDI RUMAH MURAH DICABUT PEMERINTAH

INILAH ALASAN PENYEBAB SUBSIDI RUMAH MURAH DICABUT PEMERINTAH : Pemerintah menurunkan besaran uang muka untuk kredit rumah bersubsidi dari lima persen menjadi satu persen. Itu ditambah dengan bantuan cicilan uang muka sebesar Rp 4 juta per orang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU_Pera) Basuki Hadimuljono di Istana Negara.

Pemerintah juga menurunkan suku bunga kredit kepemilikan rumah dengan skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Menteri berharap pelonggaran itu bisa mendorong kepemilikan rumah oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Masyarakat bisa menyicil subsidi selama 15-20 tahun. Jika berminat masyarakat bisa mengunjungi bank penyalur KPR FLPP. Pelanggaran yang membuat subsidi rumah dicabut adalah:

Tidak dihuni satu tahun lebih : Penerima rumah terancam sanksi pencabutan subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) KPR jika tidak dihuni selama satu tahun enam bulan. Surat peringatan akan diberikan saat setahun tiga bulan pertama setelahnya dan tiga bulan kedua selanjutnya. Hal ini sudah tercantum dalam perjanjian kredit pembelian rumah.

Rumah direnovasi : Pemilik rumah tidak diperbolehkan merenovasi rumah signifikan. Jika ketahuan maka pemilik rumah akan kehilangan bantuan subsidinya. Pemerintah akan menindak tegas debitur program rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang kedapatan melakukan pelanggaran.

Dikontrakkan atau dijual : Pemilik rumah tidak diperkenankan berbisnis dengan rumah subsidi yang diterimanya. Seperti menghasilkan uang dengan menjual atau mengontrakkan rumahnya. Pemilik rumah harus memakai sendiri rumah subsidi ini. Punya rumah lain : Pemerintah sangat ketat dalam program subsidi rumah agar dana bantuan bisa tepat sasaran.

Pemerintah akan mengecek alasan mengapa rumah subsidi tidak juga ditempati. Jika alasannya pindah kerja maka pemerintah bisa menoleransi. Namun jika ketahuan karena memiliki rumah lain maka subsidi akan dicabut saat itu juga.

Palsukan identitas : Pemerintah menemukan sejumlah kecurangan dalam program rumah subsidi. Salah satunya pemalsuan identitas. Kementerian PU-PR akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Per Mei 2017 dana FLPP sudah cair RP 439 milliar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!