Curhatan Buni Yani Dari Hidup Gembel Sampai Dikasih Sumbangan

Curhatan Buni Yani Hidup Gembel

Curhatan Buni Yani kepada media yang mengaku menjalani hidup sehari-hari seperti orang gembel. Tidak hanya itu, ia pun juga mengaku sampai dikasih sumbangan hanya untuk makan sehari-hari. Tak lagi mengajar, ia akui hidupnya sangat berantakan saat ini. Kehidupannya berubah drastis saat ia mengunggah video Ahok yang menyinggung Surah Al-Maidah di Pulau Pramuka.

Buni Yani menjadi tersangka karena dianggap melanggar pasal 28 ayat 2 junto pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008. Pasal itu pun sendiri tentang pelanggaran informasi dan transaksi elektronik. Buni Yani dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya tepatnya pada hari Rabu, 23 November 2016. Sekarang ia mengaku sangat menyesal telah melakukan tindakan itu.

Saat itu Buni Yani juga diminta untuk berhenti mengajar dari Kampusnya dan setelah itu tidak bekerja selama 6 bulan. Penelitiannya yang selama ia jalankan di Belanda terpaksa harus diberhentikan. Tidak hanya itu, ia mengaku teror yang terus berdatangan ke rumahnya.

Buni Yani merasa hidupnya sangat tidak tenang. Ia sendiri pun tidak percaya akan terjadi seperti ini. Buzzer yang terus meneror, memfitnah bahkan katanya sering ada mobil berhenti depan rumah hanya untuk membuat istrinya takut. Ia merasa sudah dizalimi karena tuntutan dari Timses Ahok dan juga difitnah sebagai seorang dosen yang menyebarkan kebencian.

Curhatan Buni Yani Diberi Sumbangan

Sekelompok Organisasi Gerakan Ibu Nasional merasa simpati sehingga memberi dukungan kepada Buni Yani. Hal ini karena mereka melihat Buni saat ini berada di titik terbawah kehidupannya. Ketua Organisasi GIN, Neno Warisman tergerak untuk mengumpulkan sumbangan untuk Buni Yani.

Saat ini Neno hanya bisa memberikan dukungan dalam bentuk uang saja. Hal ini karena ia tidak bisa membantu lebih jauh untuk memperbaiki kehidupan seorang Buni Yani. Namun atas hal ini Buni Yani sudah sangat berterima kasih dan bersyukur karena dananya sangat bermanfaat bagi makan sehari-hari.

Donasi ini sendiri merupakan bentuk dari ketegasan GIN yang menentang ketidakadilan di masyarakat. Maka dari itu Organisasi GIN mengumpulkan donasi karena merasa kehidupan Buni Yani sangat tidak adil saat ini.

Selain berita-berita di atas, anda juga masih bisa baca berita-berita yang tidak kalah menarik lainnya. Amerika perang lawan korea utara dan lainnya pastinya hanya di LiputanKompas.

curhatan buni yani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!