Cikarang Kawasan Industri Terbesar di ASEAN Semakin Melejit

Cikarang Kawasan Industri Terbesar

Nama Cikarang semakin membesar karena Cikarang kawasan industri terbesar di ASEAN saat ini yang sedang naik daun. Bukan tanpa sebab, sekarang ini Cikarang bahkan menjadi salah satu pusat industri nasional. Bahkan, nilai ekspornya mampu bersaing dengan Batam. Tak pelak jika kawasan ini kerap disebut potensial.

Di Cikarang sendiri ada sekitar 2.125 unit pabrik yang berasal dari 25 negara. Berkat banyaknya perusahaan di Cikarang, setidaknya PMA nasional mampu disumbang sebesar 34,46 persen. Bukan itu saja, kawasan industri Cikarang bagkan mampu memenuhi 22-45 persen volume ekspor nasional. Hingga pada 2008 omset kawasannya mencapai $35 milyar dengan 70 persen di antaranya masuk pasar ekspor.

Sebagai kawasan industri raksasa, Cikarang memiliki tujuh kawasan industri yang tercatat. Antara lain ada MM2100, Delta Silicon I, EJIP, BIIE, Jababeka I, Jababeka II, serta Delta Silicon II. Keberadaan kawasan industri yang besar secara tak langsung melecut tingginya kebutuhan akan hunian bagi ratusan ribu karyawan.

Melihat peluang tersebut, tepat pada 17 Agustus 2017, Group Lippo mengabarkan kehadiran pengembangan Meikarta. Diharapkan megaproyek dengan nilai investasi Rp278 triliun ini mampu mengurangi beban Jakarta. Utamanya dalam beragam aspek seperti kepadatan lalu lintas, pergerakan manusia, tata ruang, hingga menjadi solusi terbentuknya pusat ekonomi baru.

Proyek Baru di Cikarang Kawasan Industri Terbesar

Bahkan, konsep lebih matang dari megaproyek ini adalah memindahkan sebagian kegiatan perekonomian dari Jakarta ke Meikarta. Dengan begitu, ke depan diharapkan masyarakat tak perlu lagi bolak-balik dari dua lokasi yang berjauhan.

Ini karena Meikarta dikembangkan tak sebatas sebagai hunian, melainkan juga ditunjang dengan beragam fasilitas umum, komersial, hingga perkantoran. Menariknya, Meikarta juga dilalui jalur, MRT, LRT hingga kereta cepat Jakarta-Bandung. Jika proyek tersebut betulan rampung tentu akan menambah nilai strategis dari kawasan yang digadang serupan Senzhen Tiongkok ini.

Hal ini tentu diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian negara Indonesia dengan masuknya investasi-investasi. Diharapkan juga semakin berkurangnya pengangguran yang ada di Ibu Kota Indonesia, Jakarta.

Baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!