Artis FTV Safira Crespin Positif Narkoba, Ini Kronologi Penangkapannya

Baru-baru ini seorang artis FTV Safira Crespin kembali menghebohkan dunia hiburan. Kabar menghebohkan ini datang dari salah satu artis pendatang baru yang bernama Safira Crespin. Artis yang bernama lengkap Safitri Triesjaya Crespin ini mengaku belum lama masuk ke dunia hiburan.

Di ketahui juga bahwa artis cantik ini di tangkap bersamaan dengan sang kekasih, yakni Canggih Putra Pratama. Pada akhirnya pasangan artis ini berhasil di bekuk oleh pihak polisi di rumah kediaman sang pacar saat akan memesan narkoba.

Penangkapan ini merupakan hasil dari intaian para pihak berwajib karena mencium adanya transaksi narkoba. Kronologi penangkapannya pun di rilis ke publik oleh pihak kepolisian saat di tanyai oleh sejumlah wartawan.

Safitri Crespin diamankan Polda Metro Jaya pada hari minggu 29 oktober lalu di daerah jakarta selatan. Artis FTV ini telah di statuskan sebagai tersangka kasus narkoba. Terungkap Identitas Pemilik Hotel Alexis yang Baru-baru Ini Viral.

Artis FTV Safira Crespin

Kronologi Penangkapan Artis FTV Safira Crespin Bersama Sang Pacar

Awal mula penangkapan ini terjadi karena kecurigaan pengemudi ojek online yang melapor kepada Polda Metro Jaya. Seorang driver ojek online menerima order tanpa aplikasi dari pria inisial A di Tebet, Jakarta Selatan untuk mengirim paket. Namun, karena merasa curiga, dia justru mengirimkannya ke Markas Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan. Ternyata setelah dibuka, paket tersebut berisi 0,5 gram sabu.

Pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2017, saksi pelapor diberi upah Rp 300.000 untuk mengantar paket itu. Paketan tersebut hendak dikirim sesuai alamat tujuan di Modern Land Tangerang Kota. Kemudian paket itu dibungkus kembali. Seorang polisi dari tim juga melakukan penyamaran sebagai driver ojek online.

Setelah barang paketan tersebut diterima oleh sang pacar, dengan segera tim polisi melakukan penangkapan. Usai dilakukan penangkapan, tim melakukan penggeledahan rumah tersangka, yang diakui berinisial CP. Ditemukan dua kertas warna coklat berisi ganja total berat 86 gram. Serta satu pak kertas papir dan alat hisap sabu.

Dalam pengakuannya, sabu itu didapat dari ST dengan memesannya dari Ardi seharga Rp 850.000. Pembayaran dilakukan dengan cara transfer menggunakan mobile banking. Sementara, ganja dibeli dari Pasha di daerah Tangerang Kota.

Cerita pengalaman sex terpanas se Indonesia hanya di Pengalaman Sex Ku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!