Ahok Menyindir Saksi Pelapor Yang Hanya Melihat Video Singkat.

Hanya Lihat Video Pidato 13 Detik Ahok Menyindir Saksi Pelapor Yang Hadir.

Ahok Menyindir Saksi Pelapor seharusnya keempat saksi menyaksikan secara utuh pernyataannya yang telah diunggah Pemprov DKI Jakarta. Bukan hanya menonton video hasil editan Buni Yani yang hanya berdurasi 13 detik. Dalam video utuh, kata Ahok, dia bicara soal budidaya ikan bukan soal Pilkada DKI.

Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkapkan kekecewaannya setelah mendengar keterangan keempat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan keempat yang digelar di Auditorium gedung Kementerian Pertanian?, Selasa (3/1).

Kekecewaan Ahok karena saksi rata-rata tidak mendengarkan secara utuh pernyataannya saat berpidato di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahok mengatakan,? seharusnya keempat saksi menyaksikan secara utuh pernyataannya yang telah diunggah Pemprov DKI Jakarta. Bukan hanya menonton video hasil editan Buni Yani yang hanya berdurasi 13 detik.

“Ternyata rata-rata hanya mengambil 13 detik, padahal pidato saya 1 jam 40 menit,” katanya usai persidangan di Auditorium, Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai, ?saksi enggan membahas kalau pidatonya yang berdurasi satu jam lebih itu tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Sehingga akhirnya para saksi pelapor hanya membaca tulisan-tulisan pidatonya yang telah terpotong.

“Pidato saya di pulau seribu adalah tentang budidaya ikan kerapu, bukan dalam rangka kampanye,” tutupnya.

Untuk diketahui, ada empat dari enam saksi Jaksa yang bisa hadir di sidang keempat kasus Ahok. Keempatnya yakni, Sekjen DPD FPI DKI Novel Chaidir Hasan, Imam FPI DKI Muchsin alias Habib Muchsin, Gus Joy Setiawan, Syamsu Hilal.

Sementara, dua saksi yang batal hadir yakni Muhammad Burhanuddin dan Nandi Naksabandi. Informasi yang didapat, Burhanuddin berhalangan lantaran sakit. Sementara, berdasarkan keterangan saksi Novel Chaidir, Nandi sudah meninggal dunia pada 7 Desember 2016.

Baca Juga Kisah Rio Haryanto Dalam 5 Bulan Di F1.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!