Jokowi Memutuskan Ahok Menjadi Mentri Untuk Mengawasi Gubernur

Ahok Menjadi Mentri

Ahok Menjadi Mentri Pilgub DKI Jakarta telah selesai. Tanggal 19 April lalu hampir semua warga Jakarta telah memberikan hak suaranya. Walau pun masih banyak warga Jakarta yang memilih Golput itu tidak menghalangi pasangan Anies-Sandi untuk menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur. DKI Jakarta untuk lima tahun ke depan. Para pendukung Ahok boleh sedih, tetapi Tuhan sudah berkehendak lain, jadi relakanlah. Mungkin Ahok tidak terpilih menjadi Gubernur untuk yang kedua kalinya karena. Tuhan telah merencanakan jabatan yang lain yang lebih cocok untuk Basuki Tjahaja Purnama.

Selain Pilgub DKI yang telah selesai, sidang ke-20 Ahok sebagai terdakwa penistaan agama juga sudah digelar kemarin, Kamis (20/04/19). Pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga sudah kita dengar. Ahok dituntut hukuman 1 tahun dengan masa percobaan selama 2 tahun. Itu artinya selama dua tahun Ahok tidak melakukan tindakan pidana, maka Ahok tidak perlu ditahan. Tetapi jika selama jangka waktu dua tahun setelah ditetapkan oleh vonis hakim. Jika Ahok melakukan tindakan pidana apa pun, maka Ahok baru akan ditahan selama 1 tahun.

Tentu proses hukum ini masih harus menunggu pembelaan dari Ahok (pledoi) pada sidang ke-21 hari Selasa depan, dan kita juga masih menunggu keputusan hakim yang akan memvonis Ahok pada awal bulan Mei yang akan datang. Semoga yang terbaiklah yang ditetapkan oleh para Majelis Hakim, sehingga Ahok bisa terhindar dari hukuman dalam kasus penistaan agama ini.

Walau pun Ahok masih akan menjabat Gubernur DKI Jakarta sampai bulan Oktober nanti, Tetapi pergantian Gubernur tentu sudah kita ketahui dari hasil quick count kemarin. Dengan selisih yang cukup telak, sudah dipastikan Anies-Sandi akan melenggang ke Balai Kota, meski pun kita tetap harus menunggu hasil resmi dari KPUD Jakarta. Dengan tidak menjabat lagi sebagai Gubernur mulai akhir tahun ini, tentu sangat disayangkan jika talenta Ahok yang begitu besar untuk pembaharuan Indonesia disia-siakan begitu saja.

Baca juga informasi : Jokowi Bisa Memecat Gubernur Kapan Saja

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!