Absen Pemeriksaan, Rizieq Dimintai Bawa Surat Dokter

Rizieq Absen Saat Pemeriksaan Alasan Sakit

Lagi-lagi Imam besar FPI, Habib Rizieq absen dalam pemeriksaan Penyidik Polda Jabar. Penyidik akan tetap melangsungkan panggilan kedua apabila Rizieq masi tetap tidak hadir. Rizieq harusnya diperiksa sebagai tersangka atas dugaan penodaan simbol negara, Pancasila, hari ini.

Namun, sampai Selasa (7/2/2017) pukul 10.30 WIB, Rizieq sendiri belum ada tanda-tanda akan hadir di Mapolda Jabar. Begitu juga dengan tim kuasa hukumnya.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Yusri Yunus, surat pemanggilan itu dijadwalkan pemeriksaan pukul 09.00 WIB. “Rencananya dari jam sembilan, tapi belum datang juga,” kata Yusri di Mapolda Jabar.

Menurut Yusri, kalau memang tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit, kepolisian meminta Rizieq menyertakan surat keterangan sakit dari dokter. Kepolisian berharap Rizieq tidak berdalih kembali seperti pada pemeriksaan pertama sebagai saksi.

“Jangan seperti dulu alasan sakit tapi ada di mana, nanti bawa surat keterangan sakitnya saja,” imbuhnya.

Ketidakhadiran Rizieq pada pemanggilan kali ini juga dipastikan Ketua Bantuan Hukum FPI Jabar Kiagus Muhammad Choiri. Menurutnya kondisi kliennya itu saat ini sedang tidak sehat.

Baca Juga : 450 Orang Ditangkap Polisi Turki, Diduga Anggota ISIS

“Rizieq Syihab belum bisa hadir sebagai tersangka hari ini karena kelelahan, sudah dua hari ini beliau begitu lelah. Jadi kondisinya kurang sehat,” katanya saat dikonfirmasi via telepon.

Dia mengaku, Rizieq adalah orang yang patuh terhadap hukum. Jika kondisi kesehatannya memungkinkan, Rizieq tidak akan mengabaikan tanggung jawabnya sebagai warga negara yang baik.

“Hari ini kalau sehat pasti hadir. Beliau malah tanya-tanya pada kami, katanya Ini urusan saya. Tapi ternyata beliau kondisi terus menurun. Jadi makannya tidak hadir,” imbuhnya.

Diketahui, Rizieq dijadikan tersangka oleh Polda Jabar lantaran tersandung dakwahnya di Bandung pada 2011 lalu yang diduga menodai Pancasila. Rizieq dinilai memenuhi unsur pasal 154 A dan 320 KUHP tentang penodaan lambang negara dan pencemaran nama baik.

Selain itu Rizieq juga sangat tidak profesional dalam melakukan pemeriksaan sebelumnya. Saat itu Rizieq dikawal dengan massa yang sangat luar biasa banyaknya, massa ini tentu orang-orang FPI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!